Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Hukum

May
29
2015
by : PakdheBudi Kayamara. Posted in : Uncategorized
Asas Perlindungan
            Asas perlindungan yaitu negara menjamin atas kebebasan dan hak asasi manusia yang berada di wilayah Indonesia. Perlindungan hukum berkaitan dengan peranan dan tanggung jawab pemerintah melalui aparat-aparatnya. Pemerintah bertanggung jawab menjaga ketertiban, keamanan, dan mengusahakan kesejahteraan bagi seluruh rakyatnya.
            Dalam memenuhi asas perlindungan hukum, pemerintah menjamin dan memajukan hak-hak asasi manusia. Kebebasan rakyat diciptakan oleh negara dengan membuat undang-undang yang sesuai dengan kehidupan masyarakat. Peraturan perundang-undangan dibuat untuk mewujudkan kebebasan dalam segala bidang kehidupan, misalnya kebebasan politik, kebebasan ekonomi, kebebasan sosial, dan kebebasan hukum.
Peraturan hukum dibuat bukan untuk mengekang kebebasan, tetapi terutama untuk mengatur kehidupan warga negara agar aman, tertib, dan adil.
      1. Pengertian Hukum
Menurut Prof. Mr. Dr. van Apeldoorn hukum sangat sulit didefenisikan karena tidak mungkin mengadakannya sama persis seperti yang sesuai dengan kenyataan. Ada beberapa pengertian tentang hukum menurut penadapat para ahli hukum, yaitu sebagai berikut.
a.   Prof. Mr. Dr. Meyers
            Hukum adalah semua aturan yang mengandung pertimbangan kesusilaan, ditujukan kepada tingkah laku manusia dalam masyarakat, dan menjadi pedoman bagi penguasa-penguasa negara dalam melakukan tugasnya.
b.   Leon Duguit
            Hukum adalah aturan tingkah laku anggota masyarakat, aturan penggunaannya pada saat tertentu diindahkan oleh suatu masyarakat sebagai jaminan dari kepentingan bersama dan jika dilanggar menimbulkan reaksi bersama terhadap orang yang melakukan pelanggaran itu.
c.   Immanuel Kant
            Hukum adalah keseluruhan syarat-syarat yang dengan ini kehendak bebas dari orang yang satu dapat menyesuaikan diri dengan kehendak bebas dari orang yang lain dan menuruti kemauan hukum tentang kemerdekaan.
d.   Prof. Mr. Dr. Van Apeldoorn
            Hukum adalah suatu peraturan yang mengatur perkembangan antara anggota masyarakat itu dan masyarakatnya. Artinya, hukum itu mengatur hubungan antara manusia perseorangan dan masyarakat.
e.   Drs. E. Utrecht, S.H.
            Hukum adalah himpunan peraturan-peraturan (perintah-perintah dan larangan-larangan) yang mengurus tata tertib suatu masyarakat dan oleh karena itu harus ditaati oleh masyarakat itu.
f.    S.M. Amin, S.H.
            Hukum adalah kumpulan peraturan-peraturan yang terdiri atas norma-norma dan sanksi-sanksi yang bertujuan mengadakan ketatatertiban dalam pergaulan manusia sehingga keamanan dan ketertiban terpelihara.
g.   J.C.T. Simorangkir, S.H. dan Woerjono Sastro Paranoto, S.H.
            Hukum adalah peraturan-peraturan yang bersifat memaksa yang menentukan tingkah laku manusia dalam lingkungan masyarakat dan dibuat oleh badan-badan resmi yang berwajib. Pelanggaran tersebut terhadap peraturan-peraturan dapat mengakibatkan timbulnya tindakan, yaitu adanya hukuman tertentu.
h.   M.H. Tirta Atmidjaja, S.H.
            Hukum adalah semua aturan (norma) yang harus diturut dalam tingkah laku, tindakan-tindakan dalam pergaulan hidup dengan ancaman mesti mengganti kerugian apabila melanggar aturan-aturan itu akan membahayakan dirinya sendiri atau harta, umpamanya orang akan kehilangan kemerdekaannya, didenda, dan sebagainya.
2. Tujuan Hukum
Tujuan hukum adalah untuk menjamin adanya kepastian hukum dalam masyarakat dan hukum itu harus pula bersendikan pada keadilan. Berikut pendapat para ahli hukum mengenai tujuan hukum itu sendiri.
a. Prof. Subekti, S.H.
Tujuan hukum adalah mengabdi pada tujuan negara yang pada pokoknya adalah mendatangkan kemakmuran dan kebahagiaan pada rakyatnya.
b. Prof. Mr. Dr. L.J. van Apeldoorn
Tujuan hukum adalah mengatur pergaulan hidup manusia secara damai dengan melindungi kepentingan manusia, kehormatan, kemerdekaan, jiwa, dan harta benda terhadap pihak yang merugikannya.
Tujuan hukum nasional Indonesia adalah ingin mencapai secara pasti hak-hak dan kewajiban lembaga tertinggi negara, lembaga-lembaga tinggi negara, semua pejabat negara, dan semua warga negara Indonesia agar semuanya dapat melaksanakan kebijaksanaan-kebijaksanaan dan tindakan-tindakan demi terwujudnya tujuan nasional bangsa Indonesia. Tujuan nasional bangsa Indonesia, yaitu terciptanya masyarakat yang terlindungi oleh hukum, cerdas, terampil, cinta, dan bangga bertanah air Indonesia dalam suasana hidup makmur dan adil berdasarkan falsafah Pancasila.
Dari berbagai pendapat yang ada, para ahli akhirnya bersepakat bahwa secara garis besar tujuan hukum terbagi menjadi dua, yakni berdasarkan teori etis dan teori utilitas. Menurut kedua teori ini, tujuan hukum adalah sebagai berikut.
a.         Menurut teori etis, tujuan hukum adalah semata-mata menghendaki terwujudnya keadilan. Berdasarkan hal ini, maka isi hukum menentukan tentang apa yang adil dan tidak adil.
b.         Menurut teori utilitas, tujuan hukum adalah mewujudkan apa yang berfaedah untuk semua orang. Hal yang berfaedah tersebut adalah kebahagiaan dan kesejahteraan seluas-luasnya.
3. Fungsi Hukum
Hukum juga memiliki sejumlah fungsi. Fungsi itu berkaitan dengan usaha menciptakan keteraturan secara umum dalam kehidupan manusia. Sementara itu, dalam kaitan dengan negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila, hukum masing-masing berfungsi sebagai alat ketertiban masyarakat, sebagai sarana mewujudkan keadilan sosial, dan sebagai sarana penggerak pembangunan. Fungsi hukum adalah sebagai berikut.
a.         Sebagai alat ketertiban masyarakat, hukum memberikan petunjuk, perintah, dan larangan kepada masyarakat sehingga ada kejelasan tentang apa yang harus diperbuat dan apa yang tidak boleh diperbuat.
b.         Sebagai sarana untuk mewujudkan keadilan sosial, dengan sifatnya yang mengikat dan memaksa. Hukum diharapkan mampu menangani kasus-kasus nyata serta memberikan keadilan.
c.         Sebagai sarana penggerak pembangunan, hukum menjadi alat kewenangan untuk membawa masyarakat ke arah yang lebih baik.
Banyak pakar telahmemberikan pendapatnya mengenai fungsi dari hukum. Berikut ini pendapat beberapa pakar tentang fungsi hukum.
a.         Pendapat De Gaay Fartman
                                    Menurut De Gaay Fartman fungsi hukum, antara lain sebagai berikut.
1) Hukum itu mengatur menciptakan kata.
2) Hukum menimbang kepastian yang satu dengan yang lain.
3) Hukum memberikan kebebasan.
4) Hukum menciptakan tanggung jawab.
5) Hukum memidanakan.
b.         Pendapat Iskandar
                                    Menurut Iskandar fungsi hukum, antara lain sebagai berikut.
1) Hukum sebagai kontrol sosial.
2) Hukum sebagai alat perubahan sosial.
            c.         Pendapat Hoebel
                                    Menurut pendapat Hoebel fungsi hukum, antara lain sebagai berikut.
1)         Menetapkan pola hubungan di antara anggota masyarakat dengan menunjukkan jenis tingkah laku yang diperbolehkan dan dilarang.
2)         Menentukan alokasi wewenang memerinci siapa yang boleh memaksa, siapa tepat, dan efektif.
3)         Menyelesaikan sengketa.
4)         Memelihara kemampuan masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan kondisi kehidupan yang berubah esensial anggota masyarakat.
to share...Share on FacebookShare on Google+Share on TumblrTweet about this on TwitterEmail this to someone

Komentar

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya Hukum

Tuesday 23 May 2017 | Uncategorized

Dua mahasiswa Teknik Kimia angkatan 2015 Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Yohanes Susanto dan Natali Gupita…

Thursday 22 June 2017 | Uncategorized

Sejarah pembatikan di Indonesia berkait erat dengan perkembangan kerajaan Majapahit dan penyebaran ajaran Islam di Tanah…

Tuesday 28 March 2017 | Uncategorized

Asmlkum Wr. Wb… Kali ini mau mengupas tentang Ringtone Do Bong Soon di Drama Strong Woman…

Wednesday 21 June 2017 | Uncategorized

Halo sob , kali ini saya mau membagikan┬áKeren Banget Ngintip Keindahan Gerbang Tol Salatiga.┬áNah penasaran seperti…