Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

BIOS dan System Information

Jun
18
2015
by : PakdheBudi Kayamara. Posted in : Uncategorized

BIOS dan System Information
1.    Pengertian BIOS
BIOS (Basic Input Output Sistem) adalah program controller standar yang terpasang pada motherboard. Program ini disimpan dalam suatu chip dalam komputer. BIOS merupakan sebuah program yang mengatur konfigurasi komponen input dan output yang terpasang pada PC baik secara software maupun hardware. BIOS, bagian dari sistem operasi yang dapat mengidentifikasi set program yang digunakan untuk booting komputer.
BIOS terdapat di ROM dari system, dan pada umumnya BIOS tersimpan secara permanen. Program yang digunakan mikroprocessor untuk menyalakan komputer. BIOS juga mengatur aliran data antara sistem operasi komputer dan perangkat tambahan yang terhubung pada komputer. BIOS memiliki fungsi-fungsi yang sangat penting, dan fungsi BIOS sendiri antara lain:
a.    inisialisasi serta pengujian terhadap perangkat keras (hardware),
b.    membuat dan menjalankan sistem operation (sistem operasi),
c.    mengatur beberapa setting dalam komputer, dan
d.    membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS runtimen service.
BIOS tergolong kedalam suatu chip dan diisi dengan cara elektromagnetik. Pada umumnya BIOS disimpan dalam chip EPROM (Erasable Programmable ROM) atau EEPROM (Electrical Erasable Programmable ROM). Di pasaran ada banyak sekali perusahaan komputer yang mengeluarkan produk BIOS, antara lain: AWARD BIOS, PHOENIX BIOS, AMIBIOS, Compaq, IBM Aptivas dan Thinkpads, dan lain-lain.
Untuk mengkonfigurasi atau melihat dari satu konfigurasi BIOS, urutan penekanan khusus harus dilakukan pada saat start up. Akan ada pesan yang menunjukkan bahwa kunci untuk menekan, tetapi karena disajikan untuk tidak lebih dari tiga detik (dan sering kurang dari satu detik), ini kunci umum yang harus mencoba: F1, F2, DEL, ESC.
Setelah konfigurasi BIOS layar terlihat, pengguna biasanya dapat mengubah urutan boot, menetapkan sandi (untuk OS atau BIOS itu sendiri), mengubah kecepatan prosesor, dan mengaktifkan/menonaktifkan Num Lock pada keyboard. Tugas-tugas umum lainnya termasuk sistem yang mengatur waktu dan tanggal, dan mengkonfigurasi rendah tingkat daya manajemen, seperti hard disk, dan video shutdown.
Tidak ada bahaya mengubah pengaturan. Namun, jika tidak membuat perubahan yang benar maka ada kemungkinan bahwa tidak akan terjadi booting komputer, atau kerusakan yang mungkin terjadi dengan prosesor dan memori.
BIOS digunakan untuk mengatur komponen PC secara software atau dengan kata lain disebut dengan istilah jumper less. Komponen PC yang dapat disetting melalui BIOS hanya tertentu saja, dan merupakan komponen pokok dalam sebuah PC dan komponen yang terintegrasi dengan mainboard (Onboard). Berikut komponen yang dapat di set melalui BIOS.
a.    Hard disk             e. Processor
b.    CD-ROM     f. LAN onboard
c.    Floppy disk     g. Souncard onboard
d.    RAM     h. VGA onboard
Pada AWARD BIOS terdapat beberapa menu pokok yaitu: MAIN, ADVANCED, POWER, BOOT, dan EXIT.

to share...Share on FacebookShare on Google+Share on TumblrTweet about this on TwitterEmail this to someone

Komentar

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya BIOS dan System Information

Sunday 9 July 2017 | Uncategorized

Gunung Kidul Daerah Jogjakarta memang memiliki keindahan ekologi. Pegunungan Karts atau pegunungan Kapur memang membuat daerah…

Saturday 26 August 2017 | Uncategorized

[Flashfiction] “Aku serem tau naik bus. Udah lama sekali aku nggak naik.” Kata si jilbab pink…

Thursday 11 May 2017 | Uncategorized

Beragam keindahan alam ditawarkan oleh sejumlah tempat wisata di Jepara, pesona pantainya yang begitu menarik, sangat…

Wednesday 3 June 2015 | Uncategorized

ideologi           :           paham dan tujuan yang merupakan satu progam politik pranata            :           suatu sistem…