Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Pasar Barang dan Jasa

Jun
17
2015
by : PakdheBudi Kayamara. Posted in : Uncategorized
Pasar Barang dan Jasa Standar Kompetensi 4. Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya dengan kegiatan ekonomi konsumen dan produsen termasuk permintaan, penawaran, keseimbangan harga, dan pasar Kompetensi Dasar 4.7 Mendeskripsikan berbagai bentuk pasar, barang dan jasa Setiap daerah tentu memiliki pasar. Pasar merupakan faktor penting bagi perekonomian. Ada berbagai struktur pasar dalam perekonomian di suatu negara. Masing-masing struktur pasar memiliki ciri khas tersendiri. Pasar yang ada di daerahmu biasanya berbentuk pasar konkret. Pasar konkret memiliki aktivitas jual beli secara langsung. Ada juga pasar abstrak. Pasar abstrak aktivitasnya dilakukan melalui telefon, surat dan lain-lain, yang intinya adalah penjual dan pembeli melakukan transaksi tanpa bertatap muka langsung. A. Pengertian Pasar Pasar adalah tempat dimana penjual dan pembeli saling berinteraksi untuk menetapkan harga keseimbangan. Pasar memiliki struktur, struktur pasar adalah berbagai hal yang dapat memengaruhi tingkah laku dan kinerja suatu perusahaan dalam pasar. Struktur pasar yang kompetitif adalah dimana perusahaan-perusahaan di dalamnya sama sekali tidak mempunyai kemampuan untuk memengaruhi harga dan jumlah barang di pasar. Pasar memilki fungsi sebagai berikut. a. Pembentukan Nilai Harga Pasar berfungsi untuk pembentukan harga (nilai) karena pasar merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli yang kemudian saling menawar dan akhirnya membuat kesepakatan suatu harga. Harga atau nilai ini merupakan suatu hasil dari proses jual beli yang dilakukan di pasar. b. Pendistribusian Pasar mempermudah produsen untuk mendistribusikan barang dengan para konsumen secara langsung. Pendistribusian barang dari produsen ke konsumen akan berjalan lancar apabila pasar berfungsi dengan baik. c. Promosi Pasar merupakan tempat yang paling cocok bagi produsen untuk memperkenalkan (mempromosikan) produk-produknya kepada konsumen karena pasar akan selalu dikunjungi oleh banyak orang, meskipun tidak diundang. B. Pasar Barang (Pasar Output/konsumsi) Pasar barang konsumsi adalah pasar yang digunakan untuk memperjualbelikan barang-barang dan jasa-jasa hasil produksi dari pihak produsen. 1. Pasar Persaingan Sempurna Pasar persaingan sempurna pasar dimana keadaaan penjual dan pembeli tidak dapat memengaruhi harga, sehingga harga di pasar benar-benar merupakan hasil interaksi antara perminaan dan penawaran. Ciri-ciri dari pasar persaingan sempurna, yaitu sebagai berikut. a. Banyak penjual (perusahaan) dan pembeli. b. Produk-produk homogen (serba sama). c. Pasar yang bebas dimasuki dan ditinggalkan. d. Konsumen mengetahui kondisi pasar. e. Faktor-faktor produksi bergerak bebas. f. Tidak ada campur tangan pemerintah. Pasar persaingan sempurna mendidik masyarakat untuk melakukan proses produksi secara efisien, sehingga produk yang sampai pada masyrakat adalah produk dengan mutu terbaik dan harga yang murah. Karena jika produsen memproduksi barang dengan biaya diatas harga pasar akan mengalami kerugian dan produknya kalah bersaing. Kebaikan pasar persaingan sempurna, yaitu sebagai berikut. a. Tidak ada persaingan antarpenjual. b. Penjual tidak mengadakan persaingan harga karena harga adalah sesuatu yang harus diterima masing-masing produsen. c. Barang yang dijual akan tetap laku meskipun harganya mahal. d. Adanya keseragaman produk. e. Jumlah saingan sangat tidak terbatas. f. Harga tidak bisa dipengaruhi siapa pun. Kelemahan pasar persaingan sempurna, yaitu sebagai berikut. a. Pasar persaingan sempurna sulit dijumpai karena adanya homogenitas barang, sedangkan konsumen lebih suka barang yang heterogen (banyak pilihan alternatif) dan harga tidak dapat ditawar. b. Kemajuan IPTEK menyebabkan kemajuan dalam kualitas dan kuantitas serta jenis barang sehingga terjadi persaingan produk antara produsen. c. Keuntungan maksimum yang diperoleh pedagang sudah dapat diprediksi dari awal. d. Adanya pasar gelap (black market). Di dunia sulit untuk menemukan pasar persaingan sempurna. Setiap penjual dan pembeli tidak dapat memengaruhi harga. Artinya, mereka merupakan pengikut harga. Padahal setiap penjual dan pembeli juga memiliki informasi yang lengkap dan sama tentang produk yang diperjualbelikan. Jika penjual dan pembeli tidak dapat memengaruhi harga maka tidak akan terjadi kesepakatan harga. Pasar persaingan sempurna bila digambarkan dalam bentuk kurva, adalah sebagai berikut. 2. Pasar Persaingan Tidak Sempurna Pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar yang jumlah penjual dan pembeli tidak sebanding atau tidak seimbang. Kemungkinan yang terjadi adalah pasar dikuasai oleh satu penjual atau beberapa penjual dan beberapa pembeli atau satu pembeli yang menguasai pasar. Ada beberapa bentuk pasar persaingan tidak sempurna, berikut beberapa bentuk pasar tersebut. a. Pasar Monopoli Dari segi bahasa, kata minopoli berasal dari kata mono yang berarti satu dan poli yang berarti penjual. Berarti pasar monopoli adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan penawaran yang ditandai oleh hanya ada satu penjual atau produsen di pasar berhadapan dengan permintaan seluruh pembeli atau konsumen. Hal ini merupakan kebalikan dari pasar persaingan sempurna. Ciri-ciri dari pasar monopoli, adalah sebagai berikut. 1) Hanya ada satu penjual dan banyak pembeli. 2) Tidak ada perusahaan yang dapat membuat barang substitusi yang sempurna. 3) Rintangan cukup kuat untuk masuk ke pasar monopoli, baik dari segi penguasaan sumber daya alam, biaya produksi yang tidak efesiensi hingga peraturan dari pemerintah. 4) Tidak adanya barang pengganti (subtitusi) yang dekat. 5) Keuntungan hanya terpusat pada satu perusahaan. Perusahaan yang berada di pasar monopoli akan menciptakan hambatan-hambatan agar pendatang baru sulit masuk ke pasar tersebut. Hambatan-hambatan tersebut antara lain adalah penetapan harga serendah mungkin, adanya kepemilikan hak paten dan cipta, pengawaan yang ketat terhadap agen pemasaran dan distribusi, mempunyai sekala produksi yang besar, dan memiliki sumber daya yang unik. Pasar monopoli memliki kelemahan dan kelebihan. Kelebihan pasar monopoli, yaitu keuntungan penjual cukup tinggi, menghindari produk tiruan, terjaganya kesinambungan stabilitas perusahaan, mendorong penggunaan mesin generasi terbaru, dan mendorong kinerja penelitian dan pengembangan. Kelemahan pasar monopoli adalah pembeli tidak ada pilihan lain untuk membeli barang(tidak adanya persaingan), danya pelecehan terhadap posisi konsumen, mengurangi kesejahteran konsumen, keuntungan hanya terpusat pada satu perusahaan, dan terjadi eksploitasi pembeli. Pasar monopoli dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat, yaitu sebagai berikut. 1) Ketidakadilan karena monopolis akan memperoleh keuntungan di atas keuntungan normal. 2) Volume produksi ditentukan oleh monopolis sesuai dengan keuntungan yang ingin diperoleh. 3) Terjadi eksploitasi oleh monopolis terhadap konsumen dan pemilik faktor-faktor produksi. Karena dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat maka pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mencegahan atau mengurangi monopoli, yaitu sebagai berikut. 1) Mencegah munculnya monopoli dengan undang-undang antimonopoli. 2) Mendirikan perusahaan tandingan yang mampu menyaingi monopolis. 3) Membuka impor untuk barang yang diproduksi oleh monopolis. 4) Campur tangan pemerintah dalam penentuan produksi dan penentuan harga eceran tertinggi. b. Pasar Oligapoli (duopoli) Pasar oligopoli adalah suatu bentuk interaksi permintaan dengan penawaran dan terdapat beberapa (dua atau kurang dari sepuluh) penjual atau produsen yang menguasai seluruh permintaan pasar. Pasar oligapoli memiliki beberapa ciri-ciri sebagai berikut ini. 1) Terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai pasar. 2) Barang yang diperjualbelikan dapat homogen dapat pula berbeda corak (differentiated product). 3) Terdapat halangan masuk yang cukup kuat bagi perusahaan di luar pasar untuk masuk ke dalam pasar. 4) Satu di antara oligopoli merupakan market leader, yaitu penjual yang memiliki pangsa pasar yang terbesar. 5) Adanya saling ketergantungan antarprodusen. Kelemahan oligopoli terhadap perekonomian, yaitu sebagai berikut. 1) Keuntungan yang terlalu besar bagi produsen dalam jangka panjang. 2) Produksi tidak efisien. 3) Konsumen dan karyawan perusahaan tereksploitasi. 4) Inflasi kronis karena harga tinggi yang sulit turun. Macam-macam oligopoli, yaitu sebagai berikut. 1) Oligipoli murni yang ditandai beberapa perusahaan menjual produk homogen. 2) Oligopoli dengan pembedaan yang ditandai beberapa perusahaan menjual produk yang dapat dibedakan. Kebijakan pemerintah dalam mencegah oligopoli, yaitu sebagai berikut. 1) Mempermudah masuknya perusahaan baru dalam pasar untuk menciptakan persaingan. 2) Berlakunya undang-undang anti kerja sama antarprodusen. c. Pasar Monopolistik Pasar persaingan monopolistik adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran yang di dalamnya terdapat sejumlah besar penjual/produsen yang menawarkan barang yang sama, tetapi masing-masing memiliki ciri-ciri khusus. pasar monopolistik lebih sering dijumpai dapiada pasar monopoli. Pasar monopolisitik memiliki ciri-ciri sebagai berikut. 1) Terdapat banyak penjual/produsen di pasar. 2) Barang yang diperjualbelikan merupakan differentiated product (berbeda). 3) Para penjual memiliki kekuatan monopolis atas barang produksinya sendiri. 4) Produsen memiliki kemampuan untuk memengaruhi harga. 5) Untuk memenangkan persaingan, setiap penjual/produsen aktif melakukan promosi iklan. 6) Keluar masuk pasar relatif mudah dibandingkan dengan pasar oligopoli. 7) Jumlah perusahaan sangat kecil dibandingkan dengan output total. Pasar ini memiliki kebaikan dan kelemahan pasar monopolistik. Kelebihan pasar persaingan monopolistik adalah, penjual tidak sebanyak pasar persaingan sempurna, produsen terpacu untuk berkreativitas, dan Pembeli tidak mudah berpindah dari produk yang dipakai selama ini. Kelemahan pasar persaingan monopolistik adalah biaya mahal untuk ke pasar monopolistik karena untuk masuk pangsa pasar tertentu dibutuhkan riset dan pengembangan produk dan persaingan sangat berat karena pasar biasanya didominasi oleh produk-produk yang telah ternama. d. Pasar Persaingan Monopsoni Pasar persaingan monopsoni adalah suatu bentuk pasar yang dikuasai oleh satu orang atau badan atau lembaga pembeli dengan penawaran dari sejumlah penjual atau produsen. Contohnya, PT Kereta Api Indonesia adalah satu-satunya perusahaan yang menguasai penentuan harga berbagai peralatan dan perlengkapan kereta api di Indonesia, pasar gabah petani dapat menjadi monopsoni jika yang membeli gabah petani hanya satu, yaitu KUD (Koperasi Unit Desa). e. Pasar Persaingan Oligopsoni Pasar persaingan oligopsoni adalah suatu bentuk pasar yang dikuasai oleh lebih dari dua orang pembeli dengan penawaran dari sejumlah penjual atau produsen. Contohnya, di pedesaan sering terdapat tengkulak dan pengijon.
to share...Share on FacebookShare on Google+Share on TumblrTweet about this on TwitterEmail this to someone

Komentar

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya Pasar Barang dan Jasa

Monday 26 December 2016 | Uncategorized

BEKASI bersih memang tanggung jawab warga BEKASI dan PEMKOT Bekasi, dan dalam rangka  ULANG TAHUN KOTA…

Friday 29 May 2015 | Uncategorized

Negara Indonesia adalah negara hukum. Sebagai negara yang berdasarkan atas hukum, maka aparat negara maupun warga…

Friday 29 May 2015 | Uncategorized

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang dikumandangkan oleh Soekarno – Hatta memiliki makna bahwa bangsa Indonesia telah menyatakan…

Monday 6 February 2017 | Uncategorized

1. Candi Borobudur Candi Borobudurmerupakan ikon wisata di Kabupaten Magelang bahkan juga digunakan sebagai ikon wisata…