Pembuatan batik Di Maos

Batik Cilacap 7Saat ini pembuatan batik di desa Maos Kidul pada umumnya masih dilakukan oleh para seniman batik yang berusia lanjut. Hal ini terlihat dari para pembatik yang berada di daerah ini yang memang sudah cukup tua. Hal ini memerlukan perhatian agar seni batik Maos tidak kembali redup. Kain batik Maos merupakan kesenian yang sangat unik dan pada masa lalu pernah sangat dikenal terutama pada sekitar tahun tujuh puluhan. Pada masa tersebut, kain dan juga baju batik  yang di produksi di desa Maos ini bahkan telah dijual di berbagai tempat di luar negeri. Namun secara perlahan seni pembuatan batik di daerah Maos ini mengalami kemunduran ketika memasuki tahun dua ribu. Hal ini juga disebabkan oleh kesalahan mereka yang pada waktu itu ikut membuat batik cap yang membuat harga batik tulis menjadi jatuh. Kesalahan ini diakui oleh para seniman batik di kota Maos dan saat ini mereka tidak ingin lagi mengulangi nya. Batik yang berkembang di daerah Maos ini asal muasal nya merupakan seni batik yang berasal dari tradisi baju batik di kota Solo. Para kolektor dan peneliti batik mengelompokkan Maos dalam kelompok batik Solo. Namun batik yang dibuat oleh masyarakat Maos ini tetap memiliki bentuk pola dan karakter yang khas yang membuatnya berbeda dengan seni batik yang dibuat di berbagai daerah lainnya. Corak dan juga pola batik yang berkembang di wilayah Maos ini memiliki pola yang lebih banyak. Pola motif Batik yang dibuat di daerah Maos ini pada umumnya merupakan motif batik yang di tumpuk dan kemudian diberi pola variasi yang lain. Inspirasi batik Maos ini dulunya ada yang berasal dari tanaman ubi jalar. Pada masa lalu orang maos menyebut motif batik ini sebagai batik mutul. Dalam perkembangan yang selanjutnya hampir semua tumbuhan yang ada dan tumbuh di wilayah ini mereka buat menjadi motif batik. Hal ini lah yang membuat kain batik Maos pada umumnya memiliki dasar motif batik yang sumbernya dari berbagai macam pola tumbuhan.


buatblogbibol

to share...Share on FacebookShare on Google+Share on TumblrTweet about this on TwitterEmail this to someone

Komentar