Membuat NPWP untuk Pekerja Freelance

Assalamualaikum Wr. Wb…

Kali ini mau sedikit cerita tentang pembuatan NPWP untuk pekerja Freelance seperti saya. Mungkin ada yang bertanya kenapa sich seorang freelance harus punya NPWP…? Yupz… karena kita termasuk orang bijak yang harus taat terhadap pajak… 😆

Alasan sebenarnya ya karena dapat tawaran pekerjaan yang mewajibkan saya “harus” punya NPWP 😳 .

Syarat yang perlu kalian bawa yaitu:

  1. KTP dan Fotokopi KTP
  2. Surat Keterangan dari Kelurahan (syarat fotokopi KTP, KK, dan Surat Pengantar dari RT)
  3. Uang tunai minimal Rp 50.000,00 (untuk pembayaran pajak pertama (? ) )

Kronologi:

Hari itu tepatnya tanggal 8 Mei 2017, saya membuat NPWP di Kantor Pajak Pratama Karanganyar. Saat itu saya diberi 2 berkas untuk diisi yang pertama berkas mengenai Identitas Diri Wajib Pajak yang kedua yaitu Surat Pernyataan Tempat Kegiatan Usaha / Tempat Kedudukan. Setelah mengisi kedua berkas tersebut, baru saya diperbolehkan mengambil nomer antrian. Waktu itu dapat antrian nomor 7. Akan tetapi setelah dipanggil, pegawai pajak ada berkas yang kurang yaitu Surat Keterangan dari Kelurahan.

Mungkin ada pertanyaan, surat keterangannya gimana ya…? Kan kita g mendirikan usaha… kita hanya pekerja freelance. Nah saat itu Bapak Pegawai Pajak yang melayani saya memberi tahu kalau isi surat keterangan cukup dengan menyatakan bahwa “Saya adalah Pekerja Freelance (Jasa Konsultan)”. Sedangkan untuk keterangan lain-lain bisa diisi dengan “Orang tersebut di atas benar-benar Warga Desa X dan untuk syarat mencari NPWP”.

Akhirnya saya langsung menuju ke Kantor Kelurahan. Nah sedangkan untuk membuat Surat Keterangan di Kelurahan, kita membutuhkan fotokopi KTP, KK dan Surat Pengantar dari RT.

Setelah dari Kantor Kelurahan, kami bertiga akhirnya pulang dulu… karena Adik mau berangkat kuliah, jadinya gantian dianter sama bapak dan tentunya Ibu yang selalu menemani kemanapun aku pergi… 😆

Setelah itu saya ambil antrian lagi dan dapet nomer 29. Setelah mengurus berkas dengan bapak pegawai pajak selesai, saya disuruh membayar di Bank Jateng sebesar Rp 50.000,00. Nah pembayaran itu entah untuk biaya administrasi, atau pajak dimuka saya kurang tahu.

Ada satu lagi, sebenarnya saya tidak mencentang besar gaji saya berapa. Cuma ternyata sudah dicentang sama bapak itu besar gajinya kalau tidak salah 2.000.000 –  4.999.999. Nah setelah melakukan pembayaran akhirnya saya sudah mendapat Kartu NPWP.

~Sekian~

~Semoga Bermanfaat~


Erni Mulyandari’s Blog

to share...Share on FacebookShare on Google+Share on TumblrTweet about this on TwitterEmail this to someone

Komentar