SOLO RAYA {KARANGANYAR,SRAGEN,BOYOALI,KLATEN,WONOGIRI,SURAKARTA,SUKOHARJO)







 

Tempat wisata di Solo berkaitan dengan pesona Solo itu sendiri dengan slogannya “The Spirit of Java”. Sebagai semangat Jawa, Solo adalah salah satu tempat terbaik untuk Anda mendefinisikan apa itu “Jawa”. Selalu ada semacam persaingan sejak Perjanjian Giyanti memisahkan Solo dan Jogja menjadi kerajaan sendiri-sendiri. Namun konteks persaingan disini dalam arti positif. Masing-masing daerah berlomba untuk memamerkan pesonanya masing-masing agar selalu ramai pengunjung atau wisatawan. Di artikel ini, kami akan memberikan daftar tempat wisata di Solo untuk rujukan liburan Anda sekeluarga. Tak hanya itu, namun juga tempat wisata di Solo Raya yang berarti Solo dan juga tempat-tempat di sekitarnya. Apa saja? Monggo disimak bersama.

1. Mengenal Arkeologi di Museum Purbakala Sangiran

Tempat wisata di Solo yang pertama adalah sebuah tempat dimana Anda tak hanya mendapat hiburan tapi juga informasi menarik seputar manusia purba. Ya, tempat wisata di Solo Jawa Tengah ini amat terkenal bahkan sampai ke mancanegara: Museum Purbakala Sangiran. Di tempat ini ada banyak situs fosil dari zaman purba dulu yang masih tersimpan dengan awet dan baik. Objek Wisata di Solo ini berbasis arkeologi. Jika tertarik, Anda bisa agak keluar wilayah Solo namun masih di kawasan Solo Raya, yaitu menuju wilayah Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Museum yang ditetapkan menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO ini memiliki area seluas 56 km persegi. Luasnya wilayah ini mencangkup tiga kecamatan yaitu Plupuh, Kalijambe, dan Gemolong yang masuk wilayah Sragen, dan juga Kabupaten Karanganyar yaitu kecamatan Gondangrejo.

Museum Purbakala Sangiran Solo

Di tempat ini Anda dapat menemukan fosil rahang bawah salah satu spesises taxon Homo erectus yaitu Pithecantropus erectus yang ditemukan oleh Profesor Von Koeningswald, seoang aekeolog asal Jerman. Keistimewaan dari fosil yang ada di museum ini adalah usianya yang mencapai 200.000 tahun sampai 2 juta tahun yang relatif masih utuh. Para ahli sejarah dapat membuat rangkaian evolusi di wilayah Sangiran ini dengan mudah. Tak hanya surga untuk para sejaraasn, tapi juga disiplin ilmu lain seperti Paleoantropologi, Arkeologi, Antropologi, sampai Geologi. Lengkap. Cocok untuk berwisata edukasi bersama anak Anda.

2. Wisata Belanja Pasar Klewer

Tempat wisata di Solo Kota yang satu ini adalah surga bagi Anda para penggemar belanja, terutama barang-barang yang bernuansa “Jawa”. Di Pasar Klewer ini Anda bisa menemukan segala hal. Jika Anda ingin mencicipi kuliner khas Solo, maka salah satu tempat terbaiknya ada di Pasar ini. Presiden Jokowi sebelum menjadi walikota Solo adalah seorang pedagang perabotan yang berbahan kayu. Apa yang beliau jual bisa Anda temui di tempat ini. Segala jenis kerajinan dari kayu yang diukir dengna motif khas bisa didapat dengan harga yang bersahabat. Ada beragam varian produk kaca ukir dan juga beragam cinderamata dengan bahan utama dari kaca yang cocok dipajang sebagai penghias interior rumah Anda.

Pasar Klewer jalan Kedempel No. 24 Solo Surakarta

Alamat Pasar Klewer berada Jl. Kedempel No. 24, Solo, Surakarta, Jawa Tengah. Nomor telepon +62 271 7950017 dan berdiri sejak 9 Juni 1970 ini Anda jelas akan menemukan berbagai jenis batik Solo dengan motif yang menawan. Ada yang jenis batik cap, ada jenis batik tulis, ada batik motif pantai keraton Solo, batik jenis antik keraton, sampai jenis batik putri Solo. Jika Anda puas dengan batik motif Solo, Anda juga bisa mendapatkan batik dari Betawi, Madura, Bnayumas, Pekalongan, sampai Yogyakarta di Pasar Klewer. Itu baru barang-barang bernuansa Jawa, belum dengan komoditas umum yang lain yang akan mudah Anda temukan di pasar terbesar di Kota Solo ini.

3. Oleh-Oleh Khas Solo di Kampung Batik Kauman

Tempat wisata di Solo ini adalah benar-benar pengejahwatahan dari semangat Jawa yang diusung oleh Solo dengan slogannya, “The Spirit of Java”. Batik-batik yang dijual di Pasar Klewer dan yang Anda dapatkan sebagai oleh-oleh itu salah satu sentra pembuatannya adalah di Kampung Batik Kauman ini. Para masyarakat di Kauman yang masuk sebagai abdi dalem dulu pernah diberi pelatihan untuk membuat batik khusus dari kasunanan. Waktu itu yang dibuat adalah sejenis selendang atau dalam bahasa Jawanya adalah Jarik. Sejak saat, itu, kemampuan batik menular ke masyarakat lain di Kauman dan sekarang Kampung tersebut terkenal menjadi pusat sentra batik Solo. Di tempat wisata ini Anda dapat melihat proses pembuatan batik pun bisa membeli batik-batik bermotif menawan langsung dari para pembuatnya.

Kampung Batik Kauman

Batik di Kampung Batik ini secara umum dibagi menjadi tiga macam. Pertama batik murni cap, yang pembuatannya menggunakan alat cap sehingga lebih praktis dan dapat diproduksi dengan jumlah yang besar. Yang kedua dan sebagai teknik yang paling tua adalah jenis batik tulis. Sedangkan yang terakhir adalah jenis campuran yang cap dan juga tulis. Produk unggulan di Kampung Batik ini adalah batik dengan jenis motif dari keraton dengan pakemnya yang khas. Para pebatik di tempat ini sudah lama menjalin hubungan dengan para distributor di luar negeri.

4. Bersantai di Taman Sriwedari

Sejak seorang Joko Widodo menjadi walikota Solo, sejak saat itu juga mulai bayak diciptakan dan dioptimalkan ruang-ruang hijau untuk publik melaksanakan aktivitas ataupun sekedar bersantai. Salah satu taman yang paling terkenal dan menjadi tempat wisata di Solo yang favorit adalah Taman Sriwedari. Di taman ini kental dengan sejarah Kota Solo sendiri. Taman Sriwedari ini dulunya dibuat untuk bersantai untuk para anggota keluarga kerajaan, terutama mulai era Pakubuwana X. Sejak menjadi salah satu wilayah yang modern, Taman Sriwedari tidak lagi menjadi tempat elit. Ia terbuka untuk siapa saja, khususnya masyarakat Solo yang ingin bersantai ataupun melihat banyak pertunjukan seni yang digelar di tempat ini.

Bersantai di Taman Sriwedari Solo

Tempat wisata di Solo yang satu ini menggelar Malam Selikuran sebagai hiburan yang sifatnya tradisi. Sebagai simbol modernisasi, taman Sriwedari ini juga pernah dipakai sebagai tempat penyelenggaraan PON pertama yang berlangsung di tahun 1948. Pertunjukan seni lain bisa Anda temukan di GWO atau Gedung Wayang Orang yang biasa dipakai untuk menggelar pertunjukan wayang orang dengan mengambil cerita dari kisah Mahabarata maupun Ramayana. Yang menarik, kadang diselenggarakan juga pertunjukan seni wayang yang melibatkan para seniman dari luar Solo seperti seniman dari Surabaya, Semarang, Yogyakarta, bahkan Jakarta. Ceritanya juga gabungan dari cerita wayang sriwedari dengan wayang daerah lain.

5. Wisata Alam Air Terjun Jumog

Tempat wisata di Solo Raya ini bukan yang berbasis budaya atau sejarah, melainkan wisata alam yang mulai ramai dikunjungi para wisatawan sejak dibuka dan oleh mereka yang suka dengan air terjun sebagai tempat relaksasi terbaik. Lokasinya berada di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupatn Karanganyar, Jawa Tengah. Jika dari Kota Solo sendiri Anda harus berkendara kurang lebih sejauh 40 km dari pusat Kota ke arah Timur. Jauh? Lumayan. Namun jarak yang jauh ke lokasi objek wisata di Solo Raya ini akan terbayar lunas setelah Anda mencapai lokasi. Anda akan disambut oleh pemandangan yang indah, kombinasi dari pepohonan yang rimbun dan udara yang sejuk.

Wisata Alam Air Terjun Jumog Solo

Suguhan utamanya yaitu Air Terjun Jumog yang merupakan air sungai yang terjun dari ngarai yang tingginya mencapai 30 meter. Ada mitos yang mengatakan bahwa setiap pukul 10 pagi, di airt terjun ini akan muncul pelangi. Penasaran? Silahkan buktikan sendiri dengan pagi-pagi ke lokasi tempat wisata di Solo Raya ini, terutama ketika cuaca sedang cerah. Matahari pagi yang datang menimpa percikaan air yang secara hukum fisika tentu akan segera melahirkan pelangi yang indah. Selain itu di tempat ini juga terdapat gazebo untuk bersantai, kolam renang, arena untuk anak Anda bermain. Harga tiket masuknya sungguh murah, cukup merogoh kantong sebesar Rp 3.000 saja.

6. Berfoto di Tugu Lilin Solo

Tempat wisata di Solo memang tak hanya menarik secara luaran, namun kebanyakan memiliki kandungan budaya yang kental atau sejarah yang kuat. Salah satu desnasi wisata di Solo yang memiliki nilai sejarah ynang tinggi adalah Tugu Lilin Solo. Objek wisata ini seperti Tugu Jogja, sangat cocok untuk tempat Anda berfoto-foto sebagai kenang-kenangan bahwa Anda pernah ke Kota Solo. Anda bisa menemukan tugu ini di pertigaan Pajang tempat bertemunya 3 jurusan jalan, yaitu Jalan Slamet Riyadi Makamhaji sebagai perbatasan Solo dan Kartasura, Jalan Dr. Radjiman, dan Jalan Joko Tingkir.

Tugu Lilin Solo

Tugu yang juga memiliki nilai sejarah tinggi dan sering dijadikan tempat wisata di Solo ada di Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan. Tugu ini dibangun untuk memperingati Pergerakan Kebangsaan IIndonesia. Tugu ini dibangun bersamaan dengan tanggal 25 tahun peringatan Harkitnas atau Hari Kebangkitan Nasional yang dirayakan setiap tanggal 20 Mei, tepatnya di tahun 1933. Tepat 25 tahun juga peringatan berdirinya Boedi Oetomo. Mengapa dibentuk seperti lilin adalah sebagai simbol tentang cahaya perjuangan yang tak akan pernah padam sebelum kemerdekaan diraih oleh bangsa Indonesia. Kata-kata yang bersejarah saat peresmiannya ini adalah, “Van Solo begin de vyctory.” Atau yang artinya, “Dari Solo kemenangan dimulai.” Sepatah kata bersejarah oleh Dr Soetomo. Karena memiliki sejarah yang besar, di tempat ini rutin menjadi tempat penyelenggaraan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Kota Solo.

7. Melihat Kearifan Lokal Keraton Surakarta

Barangkali tak ada tempat sesakral Keraton Surakarta di Solo dan selalu jadi primadona. Tempat wisata di Solo yang satu ini berdiri sejak peristiwa Geger Pecinan tahun 1743 yang memaksa pendirian Keraton Surakarta ini sebagai pengganti Istana Kartasura. Sama seperti Keraton Yogyakarta, Keraton Surakarta ini juga masih berfungsi sebagai tempat tinggal Sri Sunan dan keluarga ningrat lainnya. Ssalah satu yang paling menarik untuk dilihat di Keraton Surakarta adalah koleksi barang-barang bersejarahnya yang disimpan di suatu museum khusus. Disitu terdapat banyak barang seperti gamelan yang dulu sering dimainkan oleh para pemusik Keraton Surakarta, pusaka-pusaka keraton dalam bentuk replika—bukan aslinya, sampai ada juga barang-barang yang diberi oleh raja-raja Eropa zaman dulu.

Melihat Kearifan Lokal Keraton Surakarta

Hal lain yang menjadikan tempat wisata di Solo ini menarik adalah kearifan lokal dalam bentuk tradisi maupun budaya yang diwariskan turun-temurun. Selain pusaka yang ada di museumnya, ada juga pertunjukan musik daerah, pertunjukan tarian-tarian khas daerah Surakarta, hingga upacara-upacara adat yang rutin diselenggarakan oleh pihak keraton. Yang paling terkenal dan sering disiaran di media adalah Upacara Malam Satu Sura, upacara Sekaten, dan upacara Gerebeg. Khusus untuk perayaan Satu Sura, Anda akan menjadi saksi kirab mengelilingi Benteng Keraton Surakarta yang dipimpin barisannya oleh sekumpulan kerbau albino.

8. Wisata Edukasi di Taman Balekambang

Sejak tahun 2008, Taman Balekambang difungsikan menjadi taman umum dan terbuka untuk siap saja, maka sejak saat itu juga taman Balekambang menjadi salah satu tempat wisata di Solo yang juga ramai dikunjungi oleh para wisatawan dari luar Solo. Sejak 2008 itu tempat ini mengalami revitalisasi dan perubahan kondisi yang sebelumnya hanya taman biasa namun mulai tahun itu banyak fungsi yang melekat di Taman Balekambang, antara lain taman rekreasi untuk relaksasi warga sekitar maupun siapa saja yang berkunjung ke Solo. Kedua sebagai taman edukasi, di tempat ini terdapat banyak fasilitas yang bisa dipakai untuk pendidikan para pengunjung anak-anak maupun dewasa.

Taman Balekambang Solo

Ketiga, taman ini juga ditujukan sebagai taman botani, yaitu taman tempat tumbuhan-tumbuhan atau flora yang patut ditanam dan dilestarikan ada di Taman Balekambang. Beberapa tanaman di taman ini adalah Apel Coklat, Beringin Sungsang, Beringin Putih, dan Kenari, yang berada di area Partnah Bosch atau Hutan Patinah. Bagian lain dari taman ini adalah area Partini Tuin atau Taman Air Partini, tempat untuk menampung air dan pembersih kotoran dalam kota. Terakhir, Taman Balekambang juga difungsikan sebagai taman seni dan budaya. Oleh karena itu, jika sedang beruntung, Anda akan menemukan beragam pertunjukan seni budaya oleh para seniman Solo yang menggelar aksinya di tempat wisata ini.

9. Tantangan Black Hole Slide di Water World Solo Baru

Bagi Anda yang sudah puas dengan tempat wisata di Solo yang berbau sejarah dan budaya, maka saatnya Anda menyegarkan diri ke Pandawa Water World Solo Baru. Ya. Wahana air ini bisa memuaskan hasrat berenang dan bermain Anda dengan maksimal karena luasnya yang tak terkira. Tentu saja, sebab Pandawa Water World Solo Baru adalah salah satu arena permainan air terbesar di Indoensia, bahkan Asia Tenggara. Jika tertarik, Anda tinggal menuju ke Sukoharjo, lebih tepatnya di Solo Baru, Grogol. Atau untuk memudahkan, daerah tersebut berada di sebelah selatan Kota Solo.

Black Hole di Water World Solo Baru

Apa yang dijual di wahana air di tempat wisata yang satu ini adalah desain outdoor-nya yang dibuat berdasarkan tokoh-tokoh yang ada di kisah epik Mahabarata. Selain nuansa Jawa yang diberikan, wahana airnya pun amat sangat beragam. Bayangkan, setelah Anda masuk ke kawasan ini, Anda disuguhi 27 pilihan wahana yang siap memuaskan rasa penasaran Anda. Yang paling menantang ada sebuah wahana yang bernama Black Hole Slide. Wahana unik lain diberi nama sesuai dengan tokoh pewayangan. Ada yang bernama Kresna Wave Pool, Gatotkaca Bungy Tower, Raft Slide, Bima Slide, Sight Tower, Warm Spa, Fantastic Slide, dan Action River. Tertarik?

10. Air Terjun Grojogan Sewu

Jika Anda sudah puas bermain air di Pandawa Water World, Anda bisa menutup perjalanan Anda di Solo dengan mendatangi air terjun paling terkenal di Solo, yaitu Grojogan Sewu. Air terjun ini berada di kawasan Hutan Wisata Grojogan Sewu yang terletak 27 km menuju sebelah timur Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar. Tempat wisata di Solo ini dijamin bisa memuaskan Anda dengan keindahan air yang terjun dari ketinggian sekitar 81 Meter yang sangat menawan.

Air Terjun Grojogan Sewu

Lokasi Air terjun persisnya beada di dalam kawasan hutan yang dilindungi yang luasnya mencapai 20 ha. Selain air terjun yang menjadi objek wisatanya dilokasi ini juga dilengkapi dengan fasilitas wisata penunjang lainnya seperti arung jeram kecil, flying fox, serta playground dan pemancingannya. Ada juga arena outbond dengan taman lalu lintas serta kereta pohon. Anda pasti akan merasakan keseruan saat datang ke lokasi wisata yang satu ini.

Solo adalah salah satu daerah di Indonesia yang memiliki banyak sekali potensi wisata. Mulai dari wisata berbasis kebudayaan, sejarah, rekreasi modern, sampai wisata kuliner dan wisata alam. Semua ada di daftartempat wisata di Solo yang kami rangkai. Selamat berlibur.


Taufiq Syahlan Rosyid Amirudin bin Soelarto Kartosoedirjo

to share...Share on FacebookShare on Google+Share on TumblrTweet about this on TwitterEmail this to someone

Komentar