Air Terjun Jumog Karanganyar, Dijuluki sebagai “The Lost Paradise”

https://i2.wp.com/www.telusurindonesia.com/wp-content/uploads/2015/02/jumog6.jpg

Di daerah karanganyar banyak tempat wisata alam yang sudah dikenal, salah satunya adalah Air Terjun Jumog. Tempat wisata tersebut terletak di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, provinsi Jawa Tengah.

https://i2.wp.com/www.telusurindonesia.com/wp-content/uploads/2015/02/jumog.jpgTempat wisata Air Terjun Jumog berjarak sekitar 40 kilometer ke arah Timur Solo. Jika para penelusur berangkat dari arah Solo menuju tawangmangu, nanti setelah pertigaan pasar karangpandan, para penelusur mengambil ke arah kiri menuju Ngargoyoso. Karena kalau yang ke arah kanan adalah jalan menuju ke tempat wisata tawangmangu.

Jika para penelusur menggunakan kendaraan umum, maka bisa naik bis umum dari Solo ke terminal karangpandan. Kemudian dari terminal karangpandan, para penelusur dapat melanjutkan perjalanan dengan naik bis yang lebih kecil menuju ke Nglogrok. Dan setelah itu untuk menuju ke lokasi air terjunnya, para penelusur dapat memanfaatkan jasa ojek dengan tarif sekitar Rp 45.000. Namun harga tersebut bukanlah harga pasti, semua tergantung negoisasi antara para penelusur dengan si tukang ojek.

Selanjutnya setelah sampai di tempat parkir air terjun, para penelusur harus berjalan kaki untuk sampai di lokasi Air Terjun Jumog yang berjarak sekitar kurang lebih 400 meter. Para penelusur nggak perlu khawatir, karena jalanan menuju ke lokasi air terjun sudah ditata dengan sedemikian rupa, sehingga tidak membahayakan para penelusur.

Untuk tiket masuk ke tempat wisata Air Terjun Jumog adalah Rp 3.000/orang dan parkirnya Rp 1000/motor.

Saat perjalanan menuju lokasi tempat wisata Air Terjun Jumog, para penelusur akan disuguhi oleh keindahan pemandangan alam yang masih segar dan hijau. Selain itu, para penelusur dapat mendengar berbagai suara hewan alam yang ada disekitar diantaranya suara aneka burung yang sangat merdu, sehingga membuat suasana sekitar semakin terasa alami.https://i2.wp.com/www.telusurindonesia.com/wp-content/uploads/2015/02/jumog1.jpg

Air terjun Jumog sendiri mempunyai ketinggian kurang lebih 30 meter. Jika para penelusur beruntung, maka para penelusur akan bisa melihat pelangi yang seringkali terlihat di Air Terjun Jumog. Tempat wisata ini sendiri sering dijuluki sebagai “Surga yang Hilang” oleh masyarakat  yang tinggal di lokasi air terjun ataupun oleh para wisatawan yang berkunjung.

Selain air terjun, di tempat wisata ini juga sudah dilengkapi oleh berbagai fasilitas pendukung diantaranya arena permainan anak, gazebo untuk beristirahat, kolam renang, rest area, panggung hiburan, dan rumah makan.

Bagi para penelusur yang ingin menginap, maka nggak perlu khawatir, karena di sekitar tempat wisata Air Terjun Jumog terdapat cottage dan juga homestay dengan beragam variasi harga yang ditawarkan. Saat para penelusur berwisata ke Air Terjun Jurog, maka jangan sampai melewatkan untuk mencicipi makanan khas daerah tersebut yaitu sate ayam dan juga sate kelinci yang sangatlah lezat.https://i2.wp.com/www.telusurindonesia.com/wp-content/uploads/2015/02/jumog2.jpg

Sumber : http://www.telusurindonesia.com/air-terjun-jumog-karanganyar-dijuluki-sebagai-lost-paradise.html

 

 


destinasiwisatasolo

to share...Share on FacebookShare on Google+Share on TumblrTweet about this on TwitterEmail this to someone

Komentar