Kebun Binatang Jurug, Wisata Edukasi Kota Solo

https://i0.wp.com/www.lihat.co.id/wp-content/uploads/2016/10/Kebun-Binatang-Jurug.jpg

Kebun Binatang Jurug atau Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ)  merupakan salah satu destinasi wisata yang cukup terkenal di kota Solo atau Surakarta. Kebun Binatang Jurug ini juga biasa disebut dengan Taman Satwa Taru Jurug. Ini dikarenakan tempat wisata ini merupakan pusat hiburan keluarga yang menawarkan koleksi berbagai jenis binatang langka.

Pada musim liburan atau weekend, tempat wisata ini biasanya akan dipadati oleh para pengunjung yang datang bersama anggota keluarga mereka. Bahkan, halaman parkir akan sangat penuh dengan kendaraan. Dalam situasi seperti ini para pengunjung terpakasa harus memarkir kendaraan mereka di tepi jalan sekitaran Taman Satwa Taru Jurug.

 

Kisah Sejarah Kebun Binatang Jurug

Dahulu, lokasi tempat wisata Taru Jurug ini hanya berupa taman kota yang terdapat di tepi Bengawan Solo. Beberapa binatang yang sekarang ini dilindungi di Taman Satwa Taru Jurug dulunya adalah binatang yang terletak di Kompleks Taman Sriwedari. Taman Sriwedari ini pun juga merupakan nama taman baru yang dulunya adalah Kebun Raja atau Taman Bonrojo.

https://destinasiwisatasolo.files.wordpress.com/2017/03/c4848-20120201_052918_singa2.jpg?w=470

Taman Satwa Taru Jurug tersebut dibangun pada tahun 1870 an oleh Paku Buwono X. Setelah Prabu Paku Buwono X meninggal dunia, yakni pada tahun 1939, taman Kebun Raja ini menjadi kurang terawat. Akhirnya sekitar tahun 1986 silam, muncullah inisiatif dari Pemkot Solo untuk mengambil alih kebun binatang yang kurang terawat tersebut. Pemkot Solo memindahkan bonbin ini ke tempat satwa yang lebih baik dan terawat.

Untuk mengelola Taman Satwa Taru Jurug juga dibuatlah sebuah yayasan dengan nama Yayasan Bina Satwa Taruna. Sejak peresmian yayasan dan juga pemindahan binatang itulah akhirnya taman wisata ini berdiri dan dinamakan Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ).

Fasilitas Di Kebun Binatang Jurug

kebun binatang jurug

Taman Wisata Taru Jurug atau Kebun Wisata Jurug telah lama dikembangkan secara resmi oleh Pemkot Solo. Taman Wisata ini ditujukan sebagai tempat berwisata para keluarga. Oleh karena itu fasilitas penunjang yang terdapat di Taman Satwa ini pun sudah sukup lengkap. Berbagai fasilitas yang terdapat di Kebun Binatang Jurug ini diantaranya adalah koleksi flora & fauna, arena bermain untuk anak-anak, masjid untuk beribadah, kereta mini dan lain-lain. Selain itu juga terdapat hiburan lain yang tersedia di Kebun Binatang Jurug ini. Beberapa diantaranya adalah pertunjukan musik, pementasan reog, festival Gethek yang diselenggarakan satu tahun sekali.

Di Kebun Wisata Jurug ini juga terdapat sebuah monumen khusus yang dibangun untuk mengenang maestro keroncong kota Solo yaitu Gesang. Pasti readers sekalian sudah tidak asing lagi dengan nama sang maestro keroncong tersebut. Konon katanya, almarhum Gesang terinspirasi untuk menciptakan lagu lengendaris berjudul “Bengawan Solo” saat sedang berada di Taman Satwa taru Jurug. Oleh karena itulah monumen ini menjadi sangat populer terlebih di mata para fans sang maestro Gesang.

Alamat dan Peta Lokasi Kebun Wisata Jurug

Taman Wisata Taru Jurug (TSTJ) terletak di Jl. Ir. Sutami no. 40, Kentingan, Jebres, kota Surakarta. Atau lebih tepatnya di sebelah kampus UNS (Universitas Sebelas Maret).

 

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Kebun Binatang Jurug

Bonbin Jurug dibuka pukul 07.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB

Harga tiket masuk kebun binatang pada hari biasa adalah sekitar 6.000 rupiah. Sedangkan pada hari libur tiket masuk naik menjadi 7.000 rupiah per orang.

Bagi yang hendak menunggang binatang juga tersedia kuda dan gajah yang siap disewa dengan harga yang cukup terjangkau yakni:

Menunggang gajah : sekali putaran Rp 7.000

Menunggang Kuda : sekali putaran Rp 8.000

Koleksi Fauna yang Ada di Kebun Binatang Jurug

kebun binatang jurug solo indonesia

Beberapa binatang yang dilindungi di Kebun Binatang Jurug diantaranya kuda, beruang, iguana, zebra, kera, gajah, komodo, merak, burung dan unggas lainnya. Selain itu juga terdapat macan tutul, buaya, ular,harimau sumatera dan beberapa fauna buas lainnya. Alkisah terdapat gajah tertua di bonbin Jurug ini yang sekarang sudah mati. Gajah yang diberi nama Kyai Rebo tersebut diawetkan  dan dijadikan sebagai koleksi pajangan galeri  pintu masuk Kebun Binatang Jurug.

Selain beberapa fauna langka, di kebun binatang ini juga terdapat koleksi beberapa flora (tumbuhan) . Misalnya flamboyan, pohon cemara, trembesi (munggur), akasia, pinus dan juga pohon-pohon berukuran besar yang lain. Dengan adanya pepohonan berjejeran tersebut  membuat bonbin Jurug menjadi lebih sejuk dan asri. Pengunjung akan merasa berada di tengah-tengah hutan habitat asli para binatang langka.

https://i1.wp.com/assets.kompasiana.com/items/album/2016/05/11/satwa-taru-jurug-jpg-5732b756107f61d4054f7273.jpg

Sumber : http://www.lihat.co.id/wisata/kebun-binatang-jurug.html


destinasiwisatasolo

to share...Share on FacebookShare on Google+Share on TumblrTweet about this on TwitterEmail this to someone

Komentar