Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Mahasiswa IPB Raih Best Paper ELBIS di Malaysia

Jan
17
2018
by : . Posted in : Uncategorized

Mahtuf Ikhsan, mahasiswa Manajemen Hutan, Institut Pertanian Bogor (IPB) mengharumkan nama bangsa dalam ajang konferensi internasional dengan mendapatkan Best Paper Award dalam the 5th International Conference on Education, Law, Business and Interdiciplinary Research (ELBIS) di Grand Seasons Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia pada 21-22 November 2017 lalu.

ELBIS adalah konferensi dunia reguler yang diadakan setiap tahun oleh Emirates Research Publishing yang diikuti oleh peserta dari Spanyol, Denmark, Yordania, Arab Saudi, Yaman, Pakistan, India, Malaysia, Afrika, Singapura dan Indonesia.

Mahtuf adalah peserta termuda. Rata-rata peserta adalah mahasiswa program magister, dan profesor. Makalah yang ditulisnya berjudul “The Role of Institution of Aspect to Create Community Forest Sustainability in Bogor Regency Indonesia (Peran Institusi sebagai Aspek untuk Menciptakan Kelestarian Hutan Rakyat di Kabupaten Bogor Indonesia)”. Di bawah bimbingan Dr Ir Yulius Hero, M.Sc, Mahtuf menggambarkan pengelolaan hutan kemasyarakatan yang ada di Bogor. Ia ingin mengintegrasikan proses produksi dengan industri.

“Produksi dari hutan rakyat bisa langsung terhubung dengan industri, sehingga hubungan pada fasilitasi dan pendanaan hutan rakyat dapat berinteraksi dengan industri,” katanya.

Dia membandingkan pengelolaan hutan rakyat di Rumpin dan Leuwiliang. Dari situ, dia tahu bahwa pengelolaan hutan di Leuwiliang lebih baik karena dana tersebut bersumber dari koperasi sehingga lebih teratur, sedangkan dana di Rumpin berasal dari sumber pribadi.

“Metode yang saya gunakan adalah wawancara mendalam dengan menggunakan tiga analisis, yaitu analisis perilaku pemangku kepentingan, analisis biaya transaksi (transaction cost) dan analisis kelestarian hutan,” katanya.

Hasil yang diperolehnya bisa menjadi rekomendasi kebijakan pemerintah, terutama pemerintah daerah dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (RI), dalam menyusun peta strategis rencana pengelolaan hutan sosial ke depan dan lebih banyak lagi yang masuk ke pertimbangan aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Harapan masyarakat adalah fasilitasi bantuan keuangan dan bantuan bagaimana membentuk koperasi yang baik sekaligus fasilitasi pemeliharaan hutan (Silviculture Technique) guna meningkatkan produktivitas hutan rakyat.

Sumber: ipb.ac.id (12/01/18)

Indonesia Proud

to share...Share on FacebookShare on Google+Share on TumblrTweet about this on TwitterEmail this to someone

Komentar

artikel lainnya Mahasiswa IPB Raih Best Paper ELBIS di Malaysia

Friday 19 January 2018 | Uncategorized

Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Fikom Unpad) menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih juara kedua dalam…

Monday 21 August 2017 | Uncategorized

Hasil survei Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung yang menyatakan tingkat popularitas Ridwan…

Friday 29 May 2015 | Uncategorized

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang dikumandangkan oleh Soekarno – Hatta memiliki makna bahwa bangsa Indonesia telah menyatakan…

Tuesday 2 June 2015 | Uncategorized

Selain sebagai makhluk Individu, manusia juga merupakan makhluk sosial. Oleh karena itu mansusia tidak bisa hidup…