Info Karanganyar

informasi seputar karanganyar

Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Grojogan Jumog “the lost paradise”

Jun
25
2017
by : PakdheBudi Kayamara. Posted in : Uncategorized

jumog4-yasAir terjun Jumog merupakan salah satu dari beberapa air terjun yang ada di Lereng Gunung Lawu sisi barat yang berlokasi di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.  Air terjun ini mulai di kenalkan ke masyarakat umum pada tahun 2004 yang sebelumnya jarang sekali orang tahu keberadaannya kecuali masyarakat desa sekitarnya. Pada Tahun 2004 air terjun Jumog mulai di kelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMD) Berjo yang waktu itu sering disebut sebagai “the lost paradise” atau surga yang hilang. Air terjun Jumog memiliki ketinggian sekitar 30 mt dengan debit air yang lebih kecil dibanding Grojogan Sewu, namun kondisi sekitarnya yang masih alami membuatnya mempunyai daya tarik tersendiri. Terlebih lagi jarak dengan obyek wisata lain disekitarnya dengan cukup dekat seperti dengan Candi Sukuh, Telaga Madirdo, Kebun Teh Kemuning, Air Terjun Parangijo, dan lainnya.

Untuk menuju lokasi ari terjun Jumog adalpetaah dari Jalur Utama Solo – Tawangmangu, tepatnya terminal Karangpandan naik sedikit sampai pertigaan ambil ke kiri menuju arah ngargoyoso, kalau kekanan menuju tawangmangu. Setelah menjumpai RM Mbak Ning terus saja melewati tanjakan sampai menemukan jalan bercabang tepat setelah loket gerbang wisata ngargoyoso (sekarang tidak digunakan lagi alias gratis) yang apabila lurus menuju Perkebunan Teh Kemuning, maka untuk menuju air terjun Jumog adalah belok ke arah kanan menyusuri jalan yang menurun. Setelah sampai di perempatan Balai Desa Berjo, ambil arah ke kiri terus menuju lokasi air terjun. Setelah parkir kendaraan maka pengunjung harus menyusuri jalan beton naik terus sampai loket masuk, setelah itu untuk menuju ke lokasi air terjun harus menuruni 116 anak tangga. Suasana alam yang masih alami dengan hawa pegunungan yang dingin dan segar jauh dari polusi dan kebisingan kota seakan sirna seiring kaki melangkah menuruni tangga menuju air terjun Jumog.  jumog1-yas jumog2-yasJumlah pengunjung yang tidak terlalu banyak membuat suasana semakin nyaman dengan bermain air di bawah air terjun atau sekedar duduk-duduk di tikar yang disediakan oleh penjual makanan di sekitarnya. Makanan khas disini adalah sate kelinci dan sate ayam, ada juga menu makanan lain dan kios oleh-oleh seperti keripik ubi ungu dan yang lainnya.

jumog5-yasSetelah puas bermain di air terjun Jumog, pengunjung bisa melanjutkan menjelajahi bumi intanpari karanganyar, baik ke kawasan Tawangmangu maupun ke Kawasan Ngargoyoso. Di Tawangmangu ada Grojogan Sewu, Taman Bale Kambang, Kampung Hallowen Bukit Sekipan, Camping Ground, Bundaran HI (bundaran di akses masuk jalan tembus sarangan), Cemoro Kandang, Cemoro Sewu, Griya Gayatri, Kebun Strawberry, dan lain-lain. Untuk wilayah Ngargoyoso ada Candi Sukuh, Candi Cetho, Grojogan Parangijo, Kebun Teh, Kebun Jambu Merah, Ndoro Donker, Java Resto, Omah Kodok, Resto Kemuning, Bukit Paralayang, Omah Lor Coffe, Nova Resto, dan lain-lain.

Saat ini untuk menjelajahi wisata di kabupaten karanganyar, terutama kawasan Tawangmangu dan Ngargoyoso tidak cukup satu hari saja, karena semakin banyak tempat wisata alam dan wisata kuliner yang sangat menarik dan layak dikunjungi.

Selamat berwisata di bumi intanpari….


Goresan Pena Yasmine

to share...Share on FacebookShare on Google+Share on TumblrTweet about this on TwitterEmail this to someone

Komentar



bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya Grojogan Jumog “the lost paradise”

Thursday 31 August 2017 | Uncategorized

Alhamdulillah,  terlaksana dengan baik Kamis-Jum’at (2-3 Maret 2017). Kemah ini di ikuti 99 peserta siswa kelas…

Wednesday 14 June 2017 | Uncategorized

Opo Kek Blog – Hari minggu merupakan hari dimana tubuh rasanya enggan untuk beraktifitas. Apalagi jika…

Wednesday 17 June 2015 | Uncategorized

Perkembangan kehidupan masyrakat praaksara berlangsung melalui beberapa tahap.  Tahap-tahap tersebut adalah masa berburu dan meramu, masa…

Thursday 22 June 2017 | Uncategorized

Sejarah pembatikan di Indonesia berkait erat dengan perkembangan kerajaan Majapahit dan penyebaran ajaran Islam di Tanah…