Info Karanganyar

informasi seputar karanganyar

Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Fabriek Fikr : Sardono’s Retrospective – Pabrik Gula Colomadu

Aug
05
2017
by : PakdheBudi Kayamara. Posted in : Uncategorized

Sebelumnya saya tahu cerita tentang gedung bekas Pabrik Gula Colomadu dari buku dan pameran foto bertajuk “Legiun” karya salah seorang fotografer senior di Solo, Pandji Vasco. Pabrik Gula Colomadu, yang sempat jaya di masa lalu merupakan salah satu aset dari kraton Mangkunegaran. Saat ini pabrik gula itu terbengkalai. Katanya aset-asetnya banyak yang dibongkar dan dipreteli, dijual ato dipindah ke pabrik lainnya. Ada kabar juga bahwa bangunan bekas pabrik gula itu akan dihancurkan, dan akan dibangun Hotel dan pusat perbelanjaan. Katanya.

Sekelompok seniman yang peduli bahwa bekas pabrik gula Colomadu ini merupakan cagar budaya, yang harus dijaga kelestariannya baru – baru ini mengadakan suatu pertunjukan seni yang bertempat di lokasi pabrik, tepatnya tanggal 20-22 November 2015 kemaren. Kegiatan ini berbarengan dengan digelarnya peringatan hari ulang tahun kabupaten Karanganyar, daerah tempat bekas pabrik gula Colomadu ini berdiri.

Jujur…dari hari Jumat tanggal 20 Nov 2015, saat hari pertama pergelaran seni ini dimulai, saya males bener buat datang melihat, karena lokasinya cukup jauh dari rumah saya. Tetapi, setelah lihat foto-foto yang dishare temen-temen di sosmed, ada sedikit niatan untuk datang melihat. Dan walau cukup disayangkan, akhirnya saya dateng di hari terakhir pas hari Minggu, 22 Nov 2015, jam 5 sore. Telatttttt… Pergelaran seni sudah dimulai dari jam 3 sore, dan pas saya datang, para seniman sudah hampir seluruhnya telah tampil. Hanya tinggal beberapa saja yang masih berdiri di spot nya, menyatu dengan bangunan dan mesin-mesin tua pabrik yang masih tersisa.

 

Ok. Inilah bekas pabrik gula Colomadu. Beberapa sudut sempat saya rekam saat itu, sebelum disuruh keluar oleh panitia karena hari mulai gelap.

IMG_3127

 

IMG_3086

 

IMG_3125

 

IMG_3124

 

IMG_3126

 

IMG_3063

 

Pagelaran Seni ini bertajuk Fabriek Fikr, Sardono Retrospective. Tolong gugling yak, artikel yang menjelaskan arti atau alasan judul tersebut. Sekalian gugling detail acara pertunjukan ini yak, beberapa sudah saya lihat di media online, saya rada males buat copas penjelasannya disini. Dan saya gak bisa jelasin disini ya karena saya gak nanya-nanya sama sekali ke narasumber yang kompeten. Hihihi maapkan yak.

Seniman yang saya jumpai pertama kali saat memasuki area bekas pabrik ini adalah seorang gadis berkostum tanduk, yang sedang melamun, tidur terbaring di dalam sebuah bekas mesin atau cerobong tua yang tergeletak di lantai. Di dalam tempat dia terbaring melamun itu, terdapat sesosok pria berbaju putih dengan bercak merah, terdiam membisu membelakangi sang wanita. Sesaat terlihat, sesosok putih yang berdiri itu bagai hantu tanpa kepala. Hiiiii…

IMG_3067-01

 

IMG_3065-01

Bergeser ke area yang tidak jauh dari situ, terlihat beberapa seniman asal Papua, yang membisu di beberapa tempat. Mereka menyatu dengan lokasi dimana mereka masing-masing berada, yang seolah mati. Diam. Tanpa aktivitas.

IMG_3076-01

 

IMG_3075-01

 

IMG_3096-01

 

IMG_3087-01

 

Bergeser ke dalam lagi, saya melihat beberapa seniman penari senior, yang sudah hendak meninggalkan lokasi bekas pabrik ini. Mereka sesekali diminta berhenti sejenak oleh para juru foto, untuk berpose sejenak. Kondisi gelap saat itu, dan saya motret tanpa flash external, jadi ya… maapkeun atas hasil jepretan saya kali ini.

IMG_3107-01

 

IMG_3110-01

 

Akhirnya lokasi pagelaran seni di area dalam bekas pabrik gula ini sudah akan ditutup, tampak beberapa panitia mengeluarkan properti-properti pagelaran. Di halaman luar sendiri sudah tersedia panggung dengan beberapa kursi penonton. Tampaknya malam nanti masih akan ada pementasan pertunjukan seni di atas panggung itu. Tetapi saya urungkan niatan untuk menonton pertunjukan itu karena mendung tampak tebal menggelayut di langit malam itu. Saya pulang.

Semoga, apa yang diniatkan untuk disampaikan oleh para seniman ini terhadap pihak-pihak yang terkait untuk kelangsungan cagar budaya ini dapat terdengar dan ditanggapi secara positif. Tentunya, untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas, bukan segelintir kelompok.

 

Salam,

tapakasmo.com


tapakasmo

to share...Share on FacebookShare on Google+Share on TumblrTweet about this on TwitterEmail this to someone

Komentar



bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya Fabriek Fikr : Sardono’s Retrospective – Pabrik Gula Colomadu

Saturday 10 June 2017 | Uncategorized

Butuh Pemesanan Seragam Sekolah di Tuban ?? Hubungi Wiwin Carana 081 548 554 817 / 085 227 961 921.…

Tuesday 27 June 2017 | Uncategorized

senatahadventureblog to share...Komentar No related posts.

Wednesday 21 June 2017 | Uncategorized

GR dengan Smartphonenya Kim Shin dengan Smartphonenya Eun Tak dengan Ajussi Eun Tak: “Dokkebi Dokkebi, bang!!!“…

Sunday 29 January 2017 | Uncategorized

JUAL BARANG ANTIK BUTUH KOLEKSI BARANG ANTIK yang OTENTIK? HUBUNGI – 0812.2608.1400. Kami, JUAL BARANG ANTIK,…